PT PLN BATUBARA

Seiring dengan tuntutan penyediaan tenaga listrik yang semakin meningkat, baik dari segi mutu, keandalan, kuantitas dan jangkauan pelayanannya, PT PLN (Persero) dihadapkan kepada berbagai tantangan, satu diantaranya adalah sebagai pelaksana PSO (Public Service Obligation), PT PLN (Persero) berkewajiban untuk meminimalkan besaran kompensasi pelaksanaan PSO (KP PSO) yang harus dibayar oleh Pemerintah.

Dalam rangka pemenuhan tuntutan pelayanan dan tuntutan efisiensi KP PSO seperti tersebut, PT PLN (Persero) sudah, sedang, dan akan terus melakukan konversi energi primer yang dipergunakannya, utamanya dengan melakukan pengalihan pemakaian minyak bumi ke batubara.

Dalam kaitan ini, PT PLN (Persero) telah membentuk PT PLN Batubara sebagai anak perusahaan dengan tugas untuk membantu Perusahaan induknya dalam mengamankan kebutuhan batubaranya, baik menyangkut aspek : mutu, jumlah persediaan, maupun aspek biayanya.

Sesuai dengan Anggaran Dasar-nya, PT PLN Batubara dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut :
1. Kegiatan Penambangan Batubara (termasuk Penyelidikan Umum, Eksplorasi, Eksploitasi, Pengolahan, dan Penyimpanan);  
2. Kegiatan Transportasi Batubara (operasi dermaga dan pelabuhan bongkar dan muat);
3. Kegiatan di bidang terkait (coal blending, customization plant, liquification, dan gasification)
4. Kegiatan Perniagaan Batubara dan derivatifnya;
5. Kegiatan Pemberian Jasa Konsultasi dalam bidang Industri pertambangan Batubara dan logistik lainnya.
 
Keberadaan PT PLN Batubara adalah untuk membantu misi PT PLN (Persero) dalam menyediakan pelayanan penyediaan tenaga listrik di Indonesia, sehingga pada hakekatnya para petaruh (stakeholder) PT PLN Batubara adalah semua pihak yang berkepentingan atas terselenggaranya penyediaan tenaga listrik yang : tersedia, bermutu, andal, dan menjangkau di tanah air tercinta.

 



RENCANA KERJA PERUSAHAAN
Visi dan Misi

Visi

Menjadi perusahaan batubara yang diakui kontribusinya oleh pemangku kepentingan. Sasaran Utama Sasaran usaha PT PLN Batubara pada tahun 2008 adalah merealisasikan penjualan batubara sebesar 60.000 ton kepada PT PLN (Persero) Strategi Usaha Membangun kepercayaan melalui perintisan usaha pelayanan kepada unit-unit yang mengalami krisis pasokan Kebijakan Kebijakan Perusahaan diterapkan selaras dengan strategi usaha meliputi :

1. Fokus kepada pemenuhan kebutuhan PLN

2. Menerapkan sistem manajemen berbasis IT

3. Menyusun organisasi yang ramping dan tax effective Program Kegiatan Berdasarkan strategi dan kebijakan seperti diuraikan di atas


Misi

1. Menyelenggarakan usaha di bidang penyediaan batubara.

2. Untuk mendukung pengamanan pasokan batubara untuk kebutuhan unit-unit PLTU Batubara PLN.

3. ataupun kebutuhan lainnya, berdasarkan prinsip industri dan niaga yang sehat, dengan menerapkan prinsip-prinsip perseroan terbatas


TATA NILAI PERUSAHAAN


Tujuan Strategis Perusahaan Lima Tahun Mendatang

Setelah tiga tahun pertama keberadaannya, Perusahaan berjuang untuk dapat memasok batubara dengan baik, maka tiga tahun berikutnya Perusahaan menetapkan kualitas sebagai strategic objective, sedangkan nilai keekonomian yang wajar (terkait dengan cost saving) dan ketepatan waktu sebagai objectives ikutan.

Untuk menjawab pertanyaan "dimana Perusahaan berdiri sekarang?", dan mengidentifikasikan isu potensial, telah dibahas faktor-faktor strategis dan posisi Perusahaan sebagai pendukung keandalan, ketersediaan dan efisiensi pembangkit PLN Group dan IPP melalui penyediaan batubara sesuai dengan kualitas, ekonomis dan tepat waktu.

PLNBB memanfaatkan beberapa metoda analisis yang akan dilakukan terkait dengan lini bisnis Perusahaan (trading, reserve portfolio, virtual mining, CPP) secara kualitatif adalah sbb.:

  • (i) Market Based: SWOT (Strength, Weakness, Opportunity and Threat) untuk melihat posisi Perusahaan terhadap pasar kompetitif.
  • (ii) Stakeholder Analysis: untuk membaca posisi pemangku kepentingan Perusahaan.
  • (iii) Resource Based: SOAR (Strength, Opportunity, Attitude and Strength) untuk mengakselerasikan tumbuh kembangnya Perusahaan mengingat bahwa Perusahaan mempunyai Pemegang Saham dan sekaligus pembeli yang mempunyai kapasitas untuk membantu Perusahaan.

 

Hasilnya menunjukkan bahwa PLNBB mampu untuk (i) memberikan hasil positif dalam jangka pendek, (ii) berkesempatan untuk tumbuh dan berkembang dalam jangka panjang, dan sekaligus (iii) memberikan cost efficiency dan security of supply atas kebutuhan PLN akan batubara, dengan target jangka panjang sebesar 20% dari kebutuhan batubara PLN, IP, PJB (“PLN Group”) dan IPP. Pasar tersebut dapat kategorikan sebagai “single market” yaitu pasar yang langsung terkait dengan sistem pembangkitan di dalam sistem ketenagalistrikan nasional walaupun Posisi Perusahaan saat ini jatuh pada kuadran II, dengani fokus pada upaya penataan dan perbaikan kapabilitas internal.

Di dalam mencapai tujuannya, Perusahaan akan melakukan trading secara selektif sesuai dengan kebutuhan (selain emergency & spot) yang akan direalisasikan paralel dengan persiapan implementasi ke tiga strategi yang lain yaitu reserve portfolio, virtual mining dan coal processing plant (“CPP”) untuk memastikan kualitas dan kuantitas batubara, tergantung kepada (i) Ketersediaan tambang/lokasi CPP yang akan diakuisisi atau dikerjasamakan, (ii) Kesiapan/hasil uji tuntas tambang/lokasi CPP, dan (iii) Kesiapan organisasi, sumber daya (pendanaan dan profesionalisme) Perusahaan yang diperlukan untuk mengimplementasikan strategi yang dipilih.


Kebijakan

Strategi dan Kebijakan Perusahaan

Pada Tahun 2011, Perusahaan melanjutkan strategi dan kebijakan dari tahun-tahun sebelumnya dan beberapa strategi dan kebijakan baru, yaitu:

  • (i) Menindaklanjuti tahapan kerjasama dengan mitra menjadi KSO setelah melalui tahapan penyelesaian aspek legal dan operasional dengan beberapa tambang yang telah membuat perikatan mula.
  • (ii) Mengembangkan kerjasama CPP dengan para mitra.
  • (iii) Research and Development ("R & D") teknologi coal upgrading bersama dengan pemilik teknologi.
  • (iv) Pengurusan Ijin Usaha Pertambangan ("IUP") tambang di Sumatera Barat, dan
  • (v) Usulan shareholder loan untuk mendanai investasi cadangan terkendali.
  •  


Program Kegiatan

  1. Pemasaran dan Penjualan
  2. Pengadaan
  3. Produksi dan Kualitas Produk
  4. Teknologi Informasi
  5. Keuangan dan Akuntansi
  6. Organisasi dan SDM
  7. Penelitian dan Pengembangan
  8. Lingkungan dan Keselamatan Kerja
  9. Investasi Proses Pertambangan Batubara